FANGIRLING ITU MAHAL

Gw dulu anti sama yang namanya hal-hal yang berhubungan dengan hiburan dari Asia. Mau itu dari Jepang, Cina, Taiwan, Hongkong, Korea, India… Semua yang Asia itu ga se-keren bikinan Eropa atau Amerikahhh… Maklum, pola pikir anak alay yang berusaha sok ngehipster sejak jaman sekolah. Padahal pemuja Eropa dan Amerika itu juga banyak. Kalau mau ngehipster sih coba ngikutin budaya antartika, ngefans sama tarian pinguin atau irama suara anjing laut.

Tapi gw tiba-tiba kesambet sama budaya Jepang saat gw nekat nonton satu drama Jepang yang lucu banget, judulnya Gokusen. Itu ceritanya tentang kehidupan anak sekolahan yang siswanya nakal-nakal dan wali kelasnya yang seorang perempuan jago banget, keturunan Yakuza. Review selanjutnya, cari aja sendiri ya. 😛

Kemudian gw jadi ngefans sama salah satu tokoh di drama itu, yaitu Sawada Shin, yang diperankan oleh Matsumoto Jun.

Shin.jpg

Itu fotonya… Ganteng ya.. Ya iya lahhh..

Singkat cerita, gw penasaran sama sosok Jun ini dan jalan pencarian gw berbelok menuju grup boybandnya, yaitu Arashi. Sungguh gw merasakan sebuah kedurjanaan akibat keteledoran gw membiarkan diri larut pada cinta semu ala ABG baru.

Satu persatu gw kerahkan hal-hal yang gw butuh untuk memenuhi kegemaran gw. Kalau gw boleh rinci, kira-kira inilah rincian jawaban dari “misteri hilangnya uang setelah gajian” hanya untuk fangirling-an:

  1. USB OTG
  2. SD card
  3. Headset
  4. Handphone yang layarnya enak buat nonton
  5. Hardisk drive external
  6. Sinyal internet untuk download video-video Arashi
  7. Merchandise konser Arashi
  8. Bikin kartu Flazz custom yang gambarnya Arashi versi kartun

Trus, akibat fangirlingan Arashi, gw kehilangan dua akun Youtube gw. Karena gw ga tau kalau agensi pengorbit Arashi ini strict banget sama masalah privacy, gw dengan bangganya upload video lucu dan performance mereka di Youtube. Besokannya kena tegur sama Youtube, tapi ga kapok… Beberapa minggu kemudian, akun gw di-suspend. KELAAARRRR…

Trus juga pernah diusir dari salah satu komunitas Arashi di Livejournal karena sebelum gw tau Arashi itu strict banget, gw pernah sebar salah satu drama member Arashi di web download film/drama, trus kegep sama mod komunitasnya. Yah, udah minta maaf juga ga diampuni, ya udah gw terima nasib aja jadi outsider. Kejam ya? IYA!

Jadi secara garis besar, buat gw sendiri, pengorbanan untuk fangirling itu bukan cuma sekedar uang…. tapi harga diri.. HARGA DIRII!!..

Kalau ada yang tanya “kapok ga?”, gw jawab “GAK!” karena gw udah tau aturan mainnya sekarang. Tapi kalau ditanya “Emang fangirlingan mahal?” Gw jawab “IYA!” karena pada akhirnya gw ga cuma bayar pake materi, tapi juga pake harga diri.

*cry*

Advertisements

Author: イルマ

Make a power from words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s